Udin memperkirakan, genteng yang digunakan cukup berat. "Kalau saya lihat gentengnya itu berat ya, perkiraan sekitar 3 kilogram satu gentengnya itu," ujarnya.
Di sisi lain, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sudah bergerak cepat. Mereka langsung mendatangi lokasi untuk menilai kerusakan dan melakukan penanganan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengonfirmasi bahwa hanya atapnya yang roboh. Struktur bangunan utama masih berdiri. Namun begitu, sebagai langkah antisipasi, kegiatan belajar-mengajar terpaksa diliburkan sementara.
"Hasil kaji cepat itu yang ambruk bagian atapnya saja, bangunannya nggak ambruk. Jadi sekolahnya kan sekarang diliburkan, BPBD sudah ke lokasi untuk penanganan," kata Adam Hamdani, Jumat (23/1/2026).
Kini, suasana di SMA Negeri 2 Gunungputri pasti lengang. Hanya tinggal puing-puing atap yang jadi saksi bisu hujan deras dini hari tadi.
Artikel Terkait
Iran Siapkan Jari di Pelatuk untuk Israel dan AS Setelah Unjuk Rasa Mereda
Kapolda Banten Serukan Warga Gunakan 110, Waspadai Ancaman Narkoba dan Vape pada Remaja
Ribuan Warga Sukamekar Mengungsi, Banjir Dua Meter Belum Surut
BPBD DKI Waspadai Potensi Longsor di 20 Kecamatan Awal 2026