Gelombang warga Indonesia di Kamboja yang ingin pulang ternyata makin membesar. Pemicunya jelas: pemerintah setempat sedang gencar memberantas sindikat penipuan online yang selama ini menjadi tempat mereka 'bekerja'.
Menurut pantauan di lokasi, KBRI Phnom Penh tak henti-hentinya didatangi orang. Mereka umumnya baru keluar dari kompleks-kompleks bisnis scam yang kini digrebek aparat. Hingga Selasa lalu, catatan resmi menunjukkan ada 1.440 WNI yang sudah datang mengadu ke kantor kedutaan.
Angkanya sungguh mencengangkan. Coba lihat: hanya dalam lima hari, dari 16 sampai 20 Januari, kedutaan kita di Phnom Penh sudah menerima 1.440 laporan. Puncaknya terjadi Senin (19/1), di mana 520 orang membanjiri KBRI dalam satu hari saja.
“Gelombang kedatangan terbesar terjadi pada hari Senin (19/1) sejumlah 520 WNI dalam satu hari. Angka ini cukup fantastis, bila menimbang KBRI menangani 5.008 kasus sepanjang tahun 2025,”
Artikel Terkait
Situbondo Tergenang, Jalur Pantura Lumpuh Akibat Banjir
Burung Hantu Tewas Ditembak, Wanita di Belu Terancam Pasal Penganiayaan Hewan
Trump Tegaskan Tak Akan Pakai Kekerasan untuk Greenland, Tawarkan Mediasi Ukraina di Davos
Wakil Ketua Komisi VI Desak PLN Bantu Proyek Listrik Desa yang Mandek di Dharmasraya