Di Pekanbaru, ada yang menarik perhatian akhir-akhir ini. Sejumlah siswa SMA justru mendapat hadiah spesial dari Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Hadiahnya? SIM gratis. Tapi ini bukan undian biasa. SIM itu adalah imbalan atas sebuah tantangan: menanam pohon.
Kapolda sebelumnya memang sengaja mengajak para pelajar untuk turun tangan menjaga alam. Menurutnya, langkah kecil seperti menanam bibit bisa membawa dampak yang sangat besar untuk masa depan.
"Melalui aksi sederhana namun berdampak besar terhadap masa depan, adik-adik bisa menunjukkan bahwa menjaga kelestarian alam dapat dimulai sejak usia muda," kata Irjen Herry Heryawan, Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, "Menanam pohon sama halnya menanam masa depan. Jika kita menjaga alam maka alam juga menjaga kita. Untuk itu mari bersama kita ciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat."
Inisiatif ini sebenarnya bagian dari Program Green Policing. Tujuannya jelas: menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan anak muda sekaligus memberi motivasi konkret. Nah, reward SIM gratis ini diharapkan bisa jadi stimulus agar mereka makin aktif.
Respon para siswa pun sangat positif. Seperti yang diungkapkan Fatma, salah seorang siswi yang baru menginjak usia 17 tahun. Ia mengaku senang sekaligus tergerak.
"Kami segenap siswa-siswi yang aktif dalam kegiatan lingkungan mendapat dukungan dan perhatian dari Kapolda Riau. Sebuah langkah dan inovasi yang sangat positif sehingga kami menerima hadiah berupa SIM gratis. Terima kasih Bapak Kapolda Riau," ujar Fatma.
Rasanya senang juga dirasakan oleh Mohammad Rafi. Ia tak cuma berterima kasih pada Kapolda, tapi juga pada jajaran Polda Riau yang memfasilitasi.
"Terima kasih untuk Kapolda Riau, Dirlantas Polda Riau dan Dirbinmas. Melalui semangat Green Policing, kami para siswa turut merasakan dampak positif dalam keutamaan menjaga lingkungan," tutur Rafi.
Meski dapat SIM gratis, prosesnya tidak serta-merta. Mereka tetap harus melalui tes teori dan uji praktik seperti biasa. Jadi, syarat administrasi dan kompetensi berkendara tetap harus terpenuhi.
Harapannya sih sederhana. Dengan cerita seperti ini, makin banyak anak muda lain yang ikut tergerak. Buktinya sudah ada: kepedulian pada lingkungan bisa berbuah manis, menciptakan manfaat berlapis baik untuk alam maupun untuk masa depan mereka sendiri.
Artikel Terkait
Mertua dan Menantu Jadi Kurir Sabu, Selundupkan Narkoba ke Lapas Kedungpane
Dr. Oky Pratama Jalani Pemeriksaan di Polda Jabar Terkait Unggahan Mafia Skincare Richard Lee, Bantah Isu Buzzer
Pria Diduga Lecehkan Anak Laki-laki di Cakung Diamuk Warga, Polisi Limpahkan ke Satuan PPA
Zelensky Tawarkan Azerbaijan sebagai Tempat Perundingan Damai dengan Rusia