Menurut sejumlah saksi, modus operandi mereka terbilang cerdik namun sangat berisiko. Para tersangka diduga mengutak-atik airsoft gun atau replika senjata mainan, lalu mengubahnya menjadi senjata mematikan yang bisa menembakkan peluru tajam.
"Caranya ya dengan memodifikasi airsoft gun itu. Mereka ganti larasnya, atau bagian-bagian tertentu di dalam senjata, sehingga akhirnya bisa pakai peluru tajam," ujar Iman lebih rinci.
Namun begitu, asal-usul bahan bakunya masih jadi misteri. Penyidik saat ini masih menelusuri dari mana tepatnya airsoft gun dan amunisi yang mereka gunakan berasal. Penelusuran ini diharapkan bisa mengungkap jaringan yang lebih luas lagi.
Artikel Terkait
Wamen Sos Tegaskan Lahan Sekolah Rakyat Harus Bebas Sengketa
HNW Tegaskan Sikap Palestina adalah Harga Mati Konstitusi Indonesia
Bupati Pati Tersangkut Kasus Jual Beli Jabatan, KPK Tangkap Tangan
Di Balik Kunjungan Gibran, Polri Jaga Ketertiban dan Bantuan untuk Korban Banjir Bekasi