Menurut sejumlah saksi, modus operandi mereka terbilang cerdik namun sangat berisiko. Para tersangka diduga mengutak-atik airsoft gun atau replika senjata mainan, lalu mengubahnya menjadi senjata mematikan yang bisa menembakkan peluru tajam.
"Caranya ya dengan memodifikasi airsoft gun itu. Mereka ganti larasnya, atau bagian-bagian tertentu di dalam senjata, sehingga akhirnya bisa pakai peluru tajam," ujar Iman lebih rinci.
Namun begitu, asal-usul bahan bakunya masih jadi misteri. Penyidik saat ini masih menelusuri dari mana tepatnya airsoft gun dan amunisi yang mereka gunakan berasal. Penelusuran ini diharapkan bisa mengungkap jaringan yang lebih luas lagi.
Artikel Terkait
Tapin Gelar Kampanye Cegah Pernikahan Anak untuk Tekan Angka Stunting
Polres Bogor Wakafkan 2.000 Al-Quran di Malam Nuzulul Quran
Panglima TNI Perintahkan Seluruh Jajaran Masuk Status Siaga Satu
Menteri LHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 411 KK di Lombok