Polisi akhirnya menyita akun media sosial milik seorang guru berinisial YP. Oknum berusia 54 tahun ini diduga kuat sebagai pelaku pencabulan terhadap 16 siswa SDN di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Yang membuat hati miris, akun medsos itu ternyata penuh dengan foto-foto anak-anak.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, mengonfirmasi hal ini di Mapolres setempat, Selasa lalu.
"Untuk sementara, korban yang teridentifikasi adalah anak laki-laki," ujarnya.
"Kami sudah menyita media sosial terduga pelaku. Di sana banyak diposting foto-foto anak. Itu yang kami amankan," lanjut Wira.
Menurutnya, langkah penyitaan ini sangat krusial. Polisi punya kekhawatiran serius bahwa konten-konten di akun tersebut adalah korban dari aksi bejat YP. Apalagi, subjek fotonya adalah anak-anak yang masih sangat belia.
"Kami kunci akun medsosnya untuk kepentingan perlindungan anak. Soalnya, banyak foto anak yang kami sendiri belum bisa pastikan apakah mereka korban pelecehan atau bukan. Tapi, untuk menjaga masa depan mereka, penguncian ini mutlak dilakukan," jelasnya tegas.
Di sisi lain, penyidik juga sudah mengamankan barang bukti fisik berupa sebuah ponsel. Perangkat ini rencananya akan segera dibawa ke Puslabfor Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih mendalam.
"Kita amankan satu buah handphone," imbuh Wira.
"Pemeriksaan awal menunjukkan, pelaku kerap mendokumentasikan aksi-aksinya di ponsel itu. Makanya, kita akan dalami habis-habisan di Puslabfor. Apa saja isinya, itu yang akan kita ungkap," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anak 9 Tahun Tewas Digigit Anjing Pemburu Babi di Bogor, Wabup Minta Polisi Usut Tuntas
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Filipina, Sejumlah Wilayah Indonesia Siaga
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Upah Rp5,7 Juta per Bulan untuk Pemilik KTP Jakarta
Menteri Bahlil Tegaskan Sistem Gross Split Hanya untuk Migas, Tak Berlaku ke Minerba