Lantas, apa alasan Carney awalnya tertarik? Tampaknya, ini soal strategi.
Sumber pemerintah itu menambahkan, Carney berpandangan penting untuk punya kursi di meja perundingan. Dengan begitu, Kanada bisa mencoba membentuk proses dari dalam, alih-alih hanya jadi penonton di luar.
Di sisi lain, laporan Bloomberg Minggu lalu menyoroti detail lain yang tak kalah penting. Menurut draf tersebut, Donald Trump sendiri akan menjabat sebagai ketua perdana dewan. Dan wewenang untuk mengundang anggota sepenuhnya ada di tangannya. Ini tentu saja memberi warna yang sangat berbeda pada seluruh gagasan dewan perdamaian ini.
Jadi, meski pintu dialog masih terbuka, Kanada jelas memasang kalkulasi yang ketat. Mereka mau terlibat, tapi tidak dengan harga berapa pun.
Artikel Terkait
Keadilan untuk Warga dan Alam: Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Dimulai
Truk Bermuatan Batu Nyangkut di Casablanca, Evakuasi Berlangsung Alot
Polda Metro Jaya Gelar Rotasi Besar-besaran, Sejumlah Pejabat Kunci Digeser
Pendaftaran TKA 2026 Dibuka, Simak Tahapan dan Jadwal Lengkapnya