Di sisi lain, warga Muara Baru sendiri disebutkan sudah muak dengan praktik pembuangan sampah ilegal ini. Mereka protes keras dan menolak jadi kambing hitam atas perbuatan segelintir orang.
Yogi menjelaskan, warga merasakan langsung dampak buruknya. Pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan adalah yang paling terasa. Belum lagi risiko banjir yang makin meningkat dan ancaman kerusakan ekosistem pesisir.
DLH DKI pun berjanji akan menindak tegas. Pengelolaan sampah, tegas Yogi, harus sesuai aturan dan di tempat yang semestinya. "Penegakan hukum dan pengawasan akan dilakukan. Pembuangan liar harus dihentikan," tegasnya.
Untuk menangani masalah ini, DLH DKI Jakarta telah bergerak cepat. Mereka mengerahkan ratusan petugas dan berbagai armada sejak Jumat (16/1). Hasilnya, sebanyak 137 ton sampah berhasil diangkut dari lokasi tersebut. Upaya pembersihan intensif masih terus dilakukan.
Artikel Terkait
DPW NasDem Riau Gelar Lomba Azan dan Dai Cilik untuk Semarakkan Ramadan
Borneo FC Hajar Persebaya 5-1, Kepung Persib di Puncak Klasemen
KBRI Tunis Gelar Malam Nuzulul Quran, Serukan Al-Quran Sebagai Elan Peradaban
32 WNI Dievakuasi dari Iran ke Azerbaijan, Tunggu Penerbangan Pulang