Dari penyelidikan, polisi berhasil mengumpulkan cerita dari teman-teman korban. Dua saksi, RE (22) dan JS (50), mengisahkan malam nahas itu. Semuanya berawal Jumat malam, sekitar pukul 11 malam. COT dan empat temannya merayakan ulang tahun seseorang di samping rumahnya. Di situ, mereka minum minuman keras bersama.
Namun begitu, pesta ternyata belum berakhir. Sekitar pukul dua pagi, rombongan itu memutuskan untuk melanjutkan ke sebuah tempat hiburan malam disebut dengan inisial BN di Dusun Ban Rejo. Di tempat kedua inilah COT kembali mengonsumsi miras.
Dua jam kemudian, keadaan berubah. Kira-kira pukul empat pagi, temannya melihat COT sudah hanya terduduk lemas. RE yang mendekati langsung kaget: mulut korban mengeluarkan busa. Panik, mereka segera membawa COT ke RSU Djoelham Binjai.
Sayangnya, usaha itu sia-sia. Sekitar pukul lima pagi, dokter menetapkan COT telah meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa pulang ke rumah duka sekitar pukul enam pagi.
Kini polisi masih mendalami penyebab kematian pastinya. Meski dugaan kuat mengarah pada overdosis alkohol, investigasi tetap berjalan untuk memastikan kronologi dan faktanya secara utuh. Keluarga dan warga setempat tentu saja berduka atas kepergiannya yang begitu mendadak.
Artikel Terkait
SBY Peringatkan Dunia di Ambang Prahara Besar, Serukan Aksi Nyata Cegah Perang Dunia III
Gelombang Korban Sindikat Online Serbu KBRI Phnom Penh, Minta Dideportasi
Tim SAR Temukan Korban Kedua di Tebing Maut Gunung Bulusaraung
Gunungan Sampah di Muara Baru Picut Kegerahan Wakil Ketua DPRD DKI