Tanggal 8 Maret 2026 nanti, dunia akan kembali memperingati Hari Perempuan Internasional. Kalau ditanya apa fokusnya tahun ini? Intinya jelas: perjuangan untuk hak, keadilan, dan langkah nyata bagi semua perempuan dan anak perempuan, di mana pun mereka berada.
Nah, soal serba-serbi peringatan tahun ini, kita bisa merujuk pada informasi resmi dari PBB.
Kilas Balik Singkat
Hari Perempuan Internasional itu dirayakan luas, lintas negara. Intinya sih, hari untuk mengapresiasi segala pencapaian perempuan, tanpa peduli latar belakang apa pun. Entah itu suku, bahasa, atau status ekonominya.
Gerakannya sendiri sudah lama banget. Bermula dari aksi-aksi kaum buruh di awal 1900-an, terutama di Amerika Utara dan Eropa. Uniknya, pemilihan tanggal 8 Maret itu punya kaitan erat dengan peran perempuan dalam Revolusi Rusia 1917. Barulah kemudian, PBB secara resmi mengakuinya di tahun 1977.
Sejak itu, gaungnya makin global. Empat konferensi dunia PBB soal perempuan semakin mengokohkannya. Kini, hari itu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum berkumpulnya kekuatan untuk mendorong hak-hak perempuan, termasuk partisipasi penuh di ranah politik dan ekonomi.
Artikel Terkait
Ledakan Guncang Pintu Masuk Kedubes AS di Oslo, Polisi Selidiki Dugaan Tindakan Sengaja
Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Konawe, Getaran Dirasakan Seperti Truk Berat
Dokter Richard Lee Ditahan Usai Praperadilan Ditolak dan Mangkir Pemeriksaan
Pakar Filsafat Peringatkan Ancaman Atropi Kognitif di Era Kecerdasan Buatan