Polisi Amankan Empat Pria Bawa Sabu, Tramadol, dan Tembakau Sintetis di Tambora

- Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB
Polisi Amankan Empat Pria Bawa Sabu, Tramadol, dan Tembakau Sintetis di Tambora

Patroli gabungan yang digelar Polres Metro Jakarta Barat pada Minggu dini hari berhasil mengamankan empat orang pria yang kedapatan membawa obat terlarang dan narkoba di kawasan Jalan Bandengan Utara, Pekojan, Tambora. Operasi yang berlangsung dari pukul 00.30 hingga 03.30 WIB itu merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberantas kejahatan jalanan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah ibu kota.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi Polres Metro Jakarta Barat, AKBP H Tri Bayu Nugroho, dan melibatkan para pejabat utama Polres serta unsur tiga pilar. Dalam keterangannya pada Minggu (7/6), AKBP Tri Bayu Nugroho menjelaskan bahwa patroli mobile dilakukan dengan menyisir sejumlah ruas jalan utama dan titik-titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Petugas juga melaksanakan razia stasioner di beberapa lokasi, di antaranya Jalan Tubagus Angke, Bandengan Utara Pekojan, Tomang Raya, serta kawasan Rawa Buaya, Cengkareng,” ujarnya.

Selama operasi berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara maupun individu yang mencurigakan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan, mulai dari pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba. Dari hasil penyisiran di tikungan Senli, Pekojan, Tambora, petugas menemukan barang bukti berupa obat keras jenis tramadol, narkotika jenis sabu, serta tembakau sintetis atau sinte.

“Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang yang kedapatan membawa barang yang diduga berupa obat keras jenis tramadol, narkotika jenis sabu, serta tembakau sintetis,” jelas Bayu.

Keempat pria tersebut kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami asal-usul barang serta kemungkinan keterkaitan para pelaku dengan jaringan peredaran narkoba yang lebih luas. Sementara itu, Bayu menegaskan bahwa patroli dan razia merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan kepolisian untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, terutama pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari.

“Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas agar tetap waspada terhadap berbagai potensi tindak kejahatan dan turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan,” tutupnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar