Dalam pandangannya, Denmark dinilai tak mampu menjaga Greenland dari ancaman negara-negara besar seperti Rusia atau China. "Denmark tidak dapat melindungi wilayah itu dari Rusia atau China," tegas Trump.
Argumennya soal klaim kepemilikan Denmark pun terbilang nyeleneh. "Mengapa mereka memiliki 'hak kepemilikan'? Tidak ada dokumen tertulis, hanya ada sebuah kapal yang mendarat di sana ratusan tahun lalu, tetapi kami juga pernah memiliki sejumlah kapal yang mendarat di sana," sebutnya lagi.
Tak lupa, dia juga menyelipkan soal kontribusinya untuk NATO. Seperti dilaporkan The Guardian, Trump menyatakan dirinya "telah berbuat lebih banyak, daripada siapa pun, untuk NATO sejak didirikan, dan sekarang NATO harus melakukan sesuatu untuk Amerika Serikat".
Pernyataan terbarunya ini jelas memantik reaksi. Di satu sisi, ia menekankan alasan keamanan global. Namun begitu, cara penyampaian dan dasar klaimnya membuat banyak pihak mengernyitkan dahi.
Artikel Terkait
PSIM Fokus Hindari Degradasi Usai Imbang Lawan Semen Padang
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Hanya Berlakukan Protokol Khusus
Rem Blong Truk Kontainer Picu Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Cipularang, 2 Tewas
Rem Blong Truk Kontainer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas