"Ternyata kalau menurut KUHAP yang baru, karena tuntutan saya luar biasa rendah banget," jelas Noel, terdengar ironi dalam nada bicaranya. "Rendah banget ya, 4 tahun sampai hukuman seumur hidup, dan paling ini tengah-tengahnya 20 tahun. Jadi nggak ada ruang itu."
Di tengah tekanan persidangan, ada satu hal yang memberinya kekuatan. Sebuah surat dari putrinya. Saat membacakan isinya, suasana terasa berbeda.
"Untuk ayah, semangat ya ayah. Nanti aku nggak bisa besuk ayah lagi sampai aku libur lagi, karena anak saya sekolah."
Noel melanjutkan, "Tulisannya, love love. 'Aku bakal kangen ayah, maaf ya ayah aku jarang nulis surat. Kadang aku kelupaan sama kecapean habis pulang sekolah atau langsung tidur. Aku selalu doain yang terbaik buat ayah.'"
"Luar biasa," ucapnya, kali ini dengan suara lebih lembut. "Terima kasih buat anak saya yang saya sayangi."
Artikel Terkait
PSIM Fokus Hindari Degradasi Usai Imbang Lawan Semen Padang
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Hanya Berlakukan Protokol Khusus
Rem Blong Truk Kontainer Picu Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Cipularang, 2 Tewas
Rem Blong Truk Kontainer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas