Noel Bongkar Keterlibatan Partai dan Ormas Pekan Depan

- Senin, 19 Januari 2026 | 10:55 WIB
Noel Bongkar Keterlibatan Partai dan Ormas Pekan Depan

Di sisi lain, terkait proses hukum yang dijalaninya, Noel tampaknya memilih untuk tidak mencari jalan pintas. Dia mengaku tak berniat meminta abolisi atau amnesti kepada Presiden Prabowo Subianto. "Nggak lah, nggak usah, kita ikut prosesnya dulu lah," ucapnya. Harapannya sih bebas, tapi dia seperti sudah pasrah dengan narasi yang beredar. "Ketika kita sudah diorkestrasi sebagai gembong koruptor, kita akan mengiyakan sebagai gembong koruptor," tambahnya dengan nada sedikit sinis.

Lebih jauh, pria itu bersikukuh bahwa dalam kasus ini tidak ada kerugian keuangan negara. Meski begitu, dia mengakui harus bertanggung jawab atas perbuatannya. "Kan kita harus bertanggung jawab," ujarnya singkat.

Kasus yang mengguncang Kemnaker ini sendiri bukan main-main. Dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 disebut sudah berjalan sejak 2019. Bayangkan, biaya yang semestinya hanya Rp 275 ribu tiba-tiba melambung hingga Rp 6 juta per orang. Selisihnya yang fantastis itu, menurut KPK, mengalir ke beberapa pihak. Totalnya mencapai Rp 81 miliar.

Bahkan, penanganan kasus ini terus berkembang. KPK baru-baru ini menetapkan tiga tersangka baru. Dengan tambahan itu, total sudah 14 orang yang kini berstatus tersangka. Perkara ini jelas masih panjang dan bakal menyita perhatian.


Halaman:

Komentar