“Mereka yang terkait dengan Israel dan AS menyebabkan kerusakan besar dan membunuh beberapa ribu orang selama protes yang mengguncang Iran selama lebih dari dua minggu,”
Khamenei menyampaikan itu seperti dilansir Al-Jazeera, Minggu (18/1). Dia tak cuma menuding; dia menuduh kedua negara itu terlibat langsung dalam kekerasan yang terjadi. Dan untuk Presiden AS Donald Trump, sebutannya lebih personal: ‘kriminal’.
Menurut sang pemimpin tertinggi, pemberontakan terbaru ini punya ciri khas yang mengkhawatirkan. “Pemberontakan anti-Iran terbaru berbeda karena presiden AS secara pribadi terlibat,” ujarnya. Pernyataan ini semakin mengukuhkan narasi bahwa konflik antara Teheran dan Washington bukan lagi sekadar perang kata-kata, tapi sudah masuk ke tahap saling menyalahkan yang sangat tajam.
Artikel Terkait
Wamen PPA Dzulfikar Bertemu Jokowi di Solo, Lebih Banyak Nostalgia
Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap di Board of Peace, Siap Tarik Diri Jika Tak Ada Kemajuan
Pandji Pragiwaksono Kembali Diperiksa Polisi Pekan Depan Terkait Lawakan Toraja
Kapolda Banten Pimpin Pengecekan Kendaraan Jelang Operasi Ketupat Maung 2026