Namun begitu, Sahrin tak menampik bahwa jalan di depan sangatlah terjal. Dia mengakui, mendirikan partai politik di Indonesia bukan perkara gampang. Syarat-syaratnya, menurutnya, termasuk yang paling berat di dunia.
"Tentunya bukan perjuangan ringan. Kita semua sadar, mendirikan partai di sini dan mungkin bisa dicek di negara lain syaratnya sangat-sangat berat di muka bumi ini," tambahnya, menggambarkan tantangan yang ada.
Lebih detail, dia mengingatkan para kader tentang beban struktural yang harus dipikul. Partai harus punya kepengurusan yang solid hingga ke akar rumput.
"Pertama, harus ada kepengurusan di pusat dan 100% di tingkat wilayah. Artinya, kita harus punya 38 struktur di tiap provinsi. Kedua, harus ada 75% di seluruh daerah, sekitar 402 kota dan kabupaten harus memiliki struktur," papar Sahrin merinci.
Jelas sekali, ambisi politik mereka sudah tak terbendung. Deklarasi partai dan dukungan untuk Anies Baswedan menjadi sinyal kuat masuknya pemain baru dalam peta perpolitikan nasional. Tantangannya? Ya, memenuhi semua syarat berat tadi sambil terus menggaungkan nama calon yang mereka dukung.
Artikel Terkait
Tim SAR Bersiap Hadang Cuaca untuk Evakuasi Korban dan Serpihan Pesawat di Gunung Bulusaraung
Proyek Lomba Santri Picu Kebakaran Gudang Rp 200 Juta di Pesantren Bogor
Tim SAR Bertahan di Puncak Bulusaraung, Evakuasi Korban Pesawat Terhambat Cuaca Ekstrem
Polisi Gerebek Barak Narkoba di Pinggir Rel, Pelaku Lempar Batu dan Tembak dengan Senapan Angin