Sebelumnya, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono telah menyampaikan pernyataan resmi. Dalam konferensi pers Sabtu (17/1), ia mengaku prihatin dan sedih.
"Kami nyatakan prihatin, terus terang sedih," ujar Trenggono.
Ia mengonfirmasi bahwa ada tiga pegawainya dalam pesawat tersebut. Mereka sedang menjalankan tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dari udara, atau yang disebut air surveillance.
Selain Ferry Irawan yang berpangkat Penata Muda Tingkat I, dua rekannya adalah Deden Mulyana dan Yoga Naufal. Ferry bertugas sebagai analis kapal pengawas.
Di sisi lain, di Bogor, suasana haru masih terasa. Ari Fakhrizal menggambarkan Ferry sebagai warga yang baik. Informasi yang datang silih berganti hanya menambah kecemasan, sementara keluarga besar menanti kabar pasti di Bekasi.
Artikel Terkait
Iran Bantah Target Azerbaijan, Klaim Serangan Drone untuk Pangkalan AS-Israel
Iran Klaim Serang Dua Pangkalan AS di Kuwait dengan Drone, Pihak AS dan Kuwait Belum Beri Tanggapan
Polisi Tangkap Ayah Tiri di Mojokerto Diduga Cabuli Anak sejak Kelas 3 SD
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan Ormas Islam dan Pesantren di Istana