Sebelumnya, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono telah menyampaikan pernyataan resmi. Dalam konferensi pers Sabtu (17/1), ia mengaku prihatin dan sedih.
"Kami nyatakan prihatin, terus terang sedih," ujar Trenggono.
Ia mengonfirmasi bahwa ada tiga pegawainya dalam pesawat tersebut. Mereka sedang menjalankan tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dari udara, atau yang disebut air surveillance.
Selain Ferry Irawan yang berpangkat Penata Muda Tingkat I, dua rekannya adalah Deden Mulyana dan Yoga Naufal. Ferry bertugas sebagai analis kapal pengawas.
Di sisi lain, di Bogor, suasana haru masih terasa. Ari Fakhrizal menggambarkan Ferry sebagai warga yang baik. Informasi yang datang silih berganti hanya menambah kecemasan, sementara keluarga besar menanti kabar pasti di Bekasi.
Artikel Terkait
Polisi Gerebek Barak Narkoba di Pinggir Rel, Pelaku Lempar Batu dan Tembak dengan Senapan Angin
Andre Rosiade Tegaskan: Penertiban Tambang Ilegal Bukan Hentikan Nafkah, Tujuannya Kembalikan Hak Warga
Gerakan Rakyat Resmi Deklarasi Partai, Usung Anies Baswedan
Trump Kembali Panaskan Ambisi Greenland, Ancaman Tarif Menggantung