Menurutnya, air di dalam rumahnya sudah setinggi lutut orang dewasa. Tapi di jalan? Bisa sampai leher! Aktivitas warga di wilayah itu praktis lumpuh total, terhenti oleh dinginnya air banjir yang terus merangkak naik.
Nasib serupa dialami Masduki yang sudah berusia 65 tahun. Padahal, dia sudah berusaha mengantisipasi dengan meninggikan lantai rumahnya sekitar 80 sentimeter. Tapi rupanya itu tak cukup.
"Kemarin tidak mengungsi. Saya masih di rumah. Semalam hujan deras, terus air sedikit sedikit naik dan masuk ke rumah. Air di dalam rumah sekitar 1 meter lebih," keluhnya.
Jadi, meski sudah berusaha bertahan, tekanan alam ternyata lebih kuat. Banjir di Tirto ini menunjukkan betapa rentannya kawasan itu, dan bagaimana warga harus berjuang menghadapi air yang tak hanya menggenangi jalan, tapi sudah merangsek masuk ke dalam ruang hidup mereka.
Artikel Terkait
Genangan 50 Cm Masih Menghantui Sejumlah Jalan di Jakarta Utara
Hujan Semalam, 48 RT di Jakarta Terendam Banjir
Kapolsek Turun Langsung Bagikan Sembako ke Warga Terendam di Kelapa Gading
Kediaman Kosong di Bogor, Menanti Kabar dari Gunung Bulusaurung