Protes tidak cuma lisan. Pihak Purbaya juga membagikan selebaran berisi surat keberatan resmi atas SK yang dikeluarkan menteri. Mereka merasa prosesnya tidak melibatkan semua pihak yang berkepentingan.
Namun begitu, acara inti tetap dilanjutkan. Fadli Zon kembali ke podium untuk menyerahkan SK kepada Tedjowulan. Tepat saat surat hendak diserahkan, protes kecil kembali terjadi. Beberapa suara terdengar bersahutan dari kerumunan.
Ucap Fadli Zon mencoba menutup acara dengan harapan positif. Tapi nuansa tegang masih terasa jelas di ruangan itu. Penyerahan SK yang seharusnya mulus, justru menyisakan tanda tanya besar dan perpecahan yang terbuka di antara keluarga keraton.
Artikel Terkait
FPI Desak Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Terbuka Atas Gugurnya Pemimpin Iran
Jepara Gelar Pameran Mebel Internasional dengan Konsep Jelajah Klaster Industri
Polisi Selidiki Pencurian Uang Takziah oleh Wanita Berpura-pura Melayat di Kramat Jati
DPR Dorong Insentif Pemerintah untuk Dongkrak Daya Saing Industri Makanan dan Minuman Lokal