Peta Terbaru BIG: Thailand Berganti Nama Jadi Tailan

- Minggu, 18 Januari 2026 | 12:30 WIB
Peta Terbaru BIG: Thailand Berganti Nama Jadi Tailan

Di sisi lain, pemutakhiran peta seperti ini sebenarnya adalah agenda rutin BIG. Tujuannya jelas: memastikan representasi wilayah Indonesia selalu akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Dwi Maryanto dari Direktorat Atlas BIG menegaskan hal ini.

"Pemutakhiran Peta NKRI adalah bagian dari amanat kebijakan nasional," ujarnya.

Proses penyusunannya memang komprehensif. Mereka mengumpulkan data dari berbagai unit teknis, melakukan generalisasi, seleksi fitur, dan verifikasi berjenjang. Bahkan, sebelum dirilis, peta ini melalui focus group discussion dan koreksi lintas unit untuk memastikan akurasinya benar-benar tepat.

"Kami lakukan semua itu agar data spasialnya konsisten," tambah Dwi Maryanto.

Pembaruan ini punya landasan hukum kuat, yakni Perpres Nomor 34 Tahun 2022. Dan menariknya, dokumen eksonim Indonesia terkait perubahan nama ini sudah disampaikan pada Sidang United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) di tahun 2025. Jadi, ini juga bagian dari kontribusi kita pada standarisasi nama geografis global.

Jadi, perubahan dari Thailand menjadi Tailan di peta terbaru ini bukan kesalahan atau typo. Itu hasil dari proses panjang dan pertimbangan matang. Peta edisi 2025 itu kini resmi beredar, menegaskan lagi kedaulatan wilayah kita dengan data yang menurut mereka paling mutakhir saat ini.


Halaman:

Komentar