Kasus adu jotos antara seorang guru dan murid di sebuah SMK Negeri di Jambi ini memang bikin geleng-geleng kepala. Nah, Komisi X DPR akhirnya angkat bicara. Intinya, mereka mendorong agar masalah ini jangan langsung berujung di meja hijau, tapi diselesaikan secara damai dulu.
Gurunya, Agus Saputra, sudah melaporkan kejadian itu ke Polda Jambi. Tapi menurut anggota dewan, jalan keluar tanpa proses pidana masih sangat mungkin.
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menjelaskan posisi mereka saat berbincang dengan awak media, Sabtu lalu.
"Pada prinsipnya, kami mendorong agar kasus di SMK di Jambi diselesaikan dengan pendekatan edukatif dan berkeadilan, bukan semata-mata pendekatan pidana," ujar Lalu.
Menurutnya, sekolah itu seharusnya jadi tempat membangun karakter. Makanya, konflik kayak gini harus dilihat dari semua sisi. Apa yang memicu, bagaimana komunikasinya, sampai peran manajemen sekolah dan dinas pendidikan setempat. Semuanya perlu dikulik.
Artikel Terkait
Iran Tutup Langit, Sinyal Keras untuk AS di Tengah Ketegangan yang Memuncak
Buku Pilot dan Serpihan Pesawat Ditemukan di Lereng Gunung Maros
Hujan Deras Lumpuhkan Jakarta, 16 RT dan Sepuluh Ruas Jalan Terendam
Warga Indonesia di Iran: Waspada, tapi Belum Dievakuasi