Untungnya, dia tidak sendirian. Melihat kejadian itu, seorang temannya segera bertindak. Temannya itu langsung mengantarkan korban untuk melaporkan insiden tersebut ke kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Cileungsi, yang kebetulan letaknya tidak jauh dari lokasi.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Petugas bergegas ke TKP untuk melakukan evakuasi. Mereka membawa sejumlah peralatan. Prosesnya sendiri butuh trik khusus.
“Situasi akhir kondusif,” pungkas Yudi Santosa, menutup penjelasannya. “Proses penanganan dengan cara mengikat kedua ban bagian depan dan belakang menggunakan selang, lalu ditarik secara bersama-sama. Motor berhasil dievakuasi, diangkat ke daratan.”
Begitulah akhir dari insiden itu. Motor yang tercebur akhirnya berhasil diselamatkan, tanpa korban jiwa. Hanya sedikit kejutan di sebuah Sabtu sore yang hampir saja berakhir buruk.
Artikel Terkait
ELT Rusak, Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros Andalkan Cara Manual
Macron Geram, Ancaman Tarif Trump untuk Greenland Picu Ancang-ancang Eropa
Trump Guncang Sekutu NATO dengan Ancaman Tarif 25% demi Greenland
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Stafnya Ada di Pesawat yang Diduga Jatuh di Maros