Hal pertama yang harus dilakukan: cari petugas maskapaimu. Segera. Laporkan situasimu. Mereka akan mengecek status tiket dan mencari solusi terbaik.
Secara umum, ada beberapa kemungkinan. Penerbanganmu bisa dijadwalkan ulang, atau kamu dipindahkan ke maskapai lain. Dalam kasus terburuk, mungkin harus beli tiket baru. Tapi, ada catatan penting nih.
Jika semua penerbanganmu dari awal sampai tujuan akhir dibeli dalam satu tiket atau punya kode booking yang sama, maka maskapai bertanggung jawab penuh. Mereka wajib mengakomodasimu ke penerbangan berikutnya, tanpa biaya tambahan. Jadi, pastikan kamu punya bukti tiketnya.
Aturan Bawa Laptop: Boleh, Tapi...
Mau kerja atau hiburan di pesawat, laptop jadi barang wajib bagi banyak orang. Menurut Ditjen Perhubungan Udara, membawanya ke kabin memang diperbolehkan. Tapi jangan lupa, benda ini punya baterai lithium yang punya aturan khusus demi keamanan bersama.
Jadi, apa saja yang perlu diperhatikan?
Saat antre di pos pemeriksaan keamanan (security checkpoint), bersiaplah untuk mengeluarkan laptop dari tas atau sarungnya. Ini prosedur standar. Petugas akan memintamu melakukannya agar gambar di monitor X-ray lebih jelas dan mudah diidentifikasi.
Intinya sih, aturan ini dibuat bukan untuk merepotkan, tapi justru memastikan perjalanan kita semua aman dan lancar. Sedikit usaha ekstra di bandara, untuk ketenangan selama di udara.
Artikel Terkait
Serpihan Diduga Pesawat ATR Ditemukan Pendaki di Lereng Bulusaraung
Polres Kampar Gerebek Tambang Galian C Ilegal di Tapung, Tiga Orang Diamankan
Prabowo Restitusi Rp 10,6 Triliun untuk Aceh dan Sumatera Pasca Bencana
Tito Pastikan Dana Rp 10,6 Triliun untuk Aceh dan Sumatera Segera Cair