Ia bahkan menyebut ini sebagai kelanjutan dari cita-cita para pendiri bangsa. Sebuah upaya untuk menjalankan konstitusi dengan sebaik-baiknya, seperti yang selalu digaungkan.
ungkapnya.
Di sisi lain, kesuksesan ini punya wajah dan cerita di lapangan. Ketua Koperasi GLB, Miftahudin Shaf, memaparkan bahwa koperasinya kini menjadi tulang punggung ekonomi Desa Cisalak. Dengan 450 anggota yang mengelola lahan hampir 1.600 hektar, mereka sanggup menyerap tenaga kerja hingga 1.200 orang. Volume ekspor yang telah mereka raih pun tak main-main: mencapai 964,2 ton.
Agenda penting ini turut dihadiri sejumlah pejabat. Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir memberi dukungan. Tak ketinggalan, perwakilan dari LPDB dan Kementerian Perhutanan juga menyaksikan langsung momen bersejarah bagi koperasi kecil dari Subang ini.
Artikel Terkait
Tito Pastikan Dana Rp 10,6 Triliun untuk Aceh dan Sumatera Segera Cair
Tito Karnavian Soroti 17 Wilayah di Sumatera yang Belum Pulih Pascabencana
Subuh Berjemaah di Masjid Nurul Iman, Polisi Riau Sapa Warga Sambil Gaungkan Kamtibmas dan Hijau
Prabowo Kembalikan Dana Daerah Rp 10,6 Triliun untuk Tangani Dampak Banjir di Tiga Provinsi