Sebuah pesawat ATR yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Menurut informasi, pesawat tersebut sedang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kabar ini pertama kali dikonfirmasi oleh Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, pada Sabtu (17/1/2026).
"Kami dapat info dari AirNav Makassar soal satu pesawat ATR 400 milik IAT yang hilang kontak. Pesawat itu dioperasikan atau disewa oleh KKP," jelas Arif.
Pencarian segera digelar. Titik fokusnya berada di sekitar kawasan Bantimurung, berdasarkan koordinat terakhir yang diterima dari Air Traffic Control (ATC). Tim rescue langsung digerakkan menuju lokasi duga tersebut.
Di dalam pesawat, disebutkan ada 8 orang kru dan 3 penumpang. Situasinya mendesak, sehingga upaya penyelamatan digarap serius.
Di sisi lain, posko SAR gabungan sudah didirikan di daerah Bantimurung, Maros. Basarnas tak bekerja sendirian. Mereka berkoordinasi dengan TNI untuk memperkuat pencarian dari udara.
"Kami juga berkoordinasi dengan pihak TNI AU untuk memberangkatkan satu unit helikopter Karakal. Ini untuk observasi lewat udara," imbuh Arif menambahkan langkah yang diambil.
Kehilangan kontak ini terjadi lebih awal, sekitar pukul 13.17 Wita di kawasan Leang-leang, Maros. Sejak laporan masuk, personel Basarnas telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Suasana di lapangan tentu saja tegang, sementara langkah-langkah penyelamatan terus dipercepat.
Artikel Terkait
Getaran Misterius Guncang Tiga Blok di Desa Cipanas Cirebon, Warga Panik
NEXT Indonesia Center: Ekonomi 2026 Masih Berpeluang Tumbuh di Atas 5 Persen
Ledakan Populasi Ikan Sapu-sapu Ancam Ekosistem Perairan Indonesia
Satpol PP Gerebek Pesta Miras di Indekos Metro, 7 Remaja Putri Diamankan