Sabtu pagi (17/1/2026), suasana di Jalan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, terasa sedikit berbeda. Di antara deretan pohon rindang di trotoar, ada satu yang hilang begitu saja. Yang tersisa cuma pangkal batangnya, teronggok di tanah, bekas tebangan yang masih terlihat jelas.
Pohon itu sebelumnya berdiri tepat di depan sebuah dealer mobil, persis di samping pintu keluar. Menurut pantauan di lokasi, hanya satu pohon yang jadi korban. Yang lain, baik di sepanjang trotoar maupun di ruas jalan itu, masih utuh dan tegak berdiri.
Yang menarik, aksi penebangan ini ternyata dilakukan secara ilegal. Dan pelakunya diduga adalah oknum aparatur sipil negara atau ASN. Fakta ini makin membuat kasus kecil ini jadi sorotan.
Dilihat lebih dekat, bekas tebangannya rapi. Hanya tersisa tunggul, sementara batang dan rantingnya sudah lenyap dari lokasi. Akibatnya, area depan dealer mobil itu kini terasa lebih terbuka dan gersang. Hanya ada satu pohon kecil setinggi dua meteran yang tersisa, sementara para 'tetangganya' yang besar masih kokoh berdiri.
Bagaimana kejadiannya? Ternyata ada rekamannya.
Camat Kebayoran Lama, Mustofa Thohir, menerima sebuah video yang cukup menjelaskan. Dalam video itu, terlihat pohon itu ditebang pada malam hari. Suara bising gergaji mesin memecah kesunyian, mengakhiri hidup sebuah pohon yang mungkin sudah puluhan tahun tumbuh di sana.
Kini, yang tersisa adalah tanda tanya. Mengapa hanya satu pohon? Dan apa motif di balik aksi malam hari yang dilakukan oknum ASN tersebut? Pertanyaan itu masih menggantung, sama seperti kesan hampa yang ditinggalkan oleh ruang kosong di tepi Jalan Iskandar Muda itu.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Kronologi Perusakan Kaca Mobil oleh Dua Sopir Angkot di Kampung Rambutan Dipicu Lawan Arah
Penjaga Kafe di Bandar Lampung Ditangkap, Jadi Anggota Komplotan Pencuri Kabel PLN
Mei 2026 Penuh Tanggal Merah dan Peringatan, Pemerintah Tetapkan Empat Hari Libur Nasional
Puan Maharani Soroti Maraknya Kecurangan UTBK 2026, Desak Evaluasi Sistem Pengawasan