Iran Tangkap 3.000 Orang, Trump Ancam Serang Titik Terlemah

- Jumat, 16 Januari 2026 | 18:25 WIB
Iran Tangkap 3.000 Orang, Trump Ancam Serang Titik Terlemah

Ancaman itu tentu saja dibalas. Pemerintah Iran bersumpah akan membalas dengan menyerang sekutu dan kepentingan AS di kawasan itu. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, punya pandangan sendiri tentang akar kerusuhan. Menurutnya, semua ini dimanipulasi oleh "musuh-musuh Iran" yang ingin melihat negara itu kacau.

Ketegangan terus memanas hingga pertengahan pekan. Hingga Rabu (14/1) lalu, AS masih mengancam akan mengambil tindakan militer, terutama jika Iran nekat mengeksekusi mati para tahanan protes. Isyarat itu dipertegas oleh Duta Besar AS untuk PBB keesokan harinya, Kamis (15/1). Semua opsi, katanya, masih "di atas meja."

Sementara diplomasi berlangsung alot, pergerakan militer sudah terlihat. Kapal induk USS Abraham Lincoln beserta armada pengawalnya diketahui sedang bergerak. Mereka menuju Timur Tengah, meninggalkan perairan Laut China Selatan. Sebuah perpindahan yang tentu saja menarik perhatian banyak pihak.


Halaman:

Komentar