Di luar Gedung Capitol, Maria Corina Machado, pemimpin oposisi Venezuela, membuat langkah simbolis yang tak terduga. Ia menyerahkan medali Nobel Perdamaian miliknya kepada Presiden AS, Donald Trump. Padahal, Trump sendiri sudah lama mengaku-ngaku pantas mendapat penghargaan bergengsi itu, bahkan sempat meremehkan kemenangan Machado.
"Saya menyerahkan medali Nobel Perdamaian kepada presiden Amerika Serikat,"
ucap Machada kepada para wartawan, usai pertemuan tertutup dengan Trump di Gedung Putih, Kamis lalu. Pernyataan itu langsung memantik gelombang reaksi.
Namun begitu, langkah ini ternyata lebih bersifat gestur belaka. Komite Nobel Norwegia dengan tegas menyatakan bahwa hadiah Nobel "tidak dapat dicabut, dibagi, atau dialihkan." Nama penerimanya, kata mereka, akan tercatat selamanya. Jadi, meski medali fisiknya berpindah tangan, status Machado sebagai peraih Nobel takkan berubah.
Artikel Terkait
Dubes Iran Kecam Serangan AS-Israel Hancurkan Rumah Sakit dan Sekolah di Ramadan
Kejagung Geledah 20 Lokasi di Medan dan Riau untuk Usut Korupsi Limbah Sawit
Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman 20 Hari ke Depan Meski Selat Hormuz Ditutup
Anggota DPR Bantah Program Makan Bergizi Gerus Dana Infrastruktur Pendidikan