Di luar Gedung Capitol, Maria Corina Machado, pemimpin oposisi Venezuela, membuat langkah simbolis yang tak terduga. Ia menyerahkan medali Nobel Perdamaian miliknya kepada Presiden AS, Donald Trump. Padahal, Trump sendiri sudah lama mengaku-ngaku pantas mendapat penghargaan bergengsi itu, bahkan sempat meremehkan kemenangan Machado.
"Saya menyerahkan medali Nobel Perdamaian kepada presiden Amerika Serikat,"
ucap Machada kepada para wartawan, usai pertemuan tertutup dengan Trump di Gedung Putih, Kamis lalu. Pernyataan itu langsung memantik gelombang reaksi.
Namun begitu, langkah ini ternyata lebih bersifat gestur belaka. Komite Nobel Norwegia dengan tegas menyatakan bahwa hadiah Nobel "tidak dapat dicabut, dibagi, atau dialihkan." Nama penerimanya, kata mereka, akan tercatat selamanya. Jadi, meski medali fisiknya berpindah tangan, status Machado sebagai peraih Nobel takkan berubah.
Artikel Terkait
Video Aksi Cabul di Bus Transjakarta Bikin Penumpang Geram, Dua Pelaku Diamankan
Viral Penutupan Exit Tol Rawa Buaya, Dishub DKI: Itu Langkah Resmi Atasi Macet
Komisi III Buka Pembahasan Dua RUU Krusial dengan Dengar Pendapat Ahli
Arcandra Apresiasi Kemensos, Kolaborasi Pusat-Daerah Jadi Kunci Wujudkan Sekolah Rakyat