Latar belakangnya memang rumit. Awal Januari, Trump memerintahkan serangan militer ke Venezuela yang akhirnya menggulingkan Nicolas Maduro. Rezim sayap kiri itu selama ini dianggap tidak sah oleh AS dan sekutunya. Tapi, setelah operasi militer berhasil, Trump justru menyatakan Machado yang didukung Washington sebagai pemenang pemilu tak layak memimpin Venezuela.
Di sisi lain, Machado sendiri tampak berusaha menjaga hubungan baik. Ia memberikan kesan positif dari pertemuan mereka.
"Kami mengandalkan Presiden Trump untuk kebebasan di Venezuela,"
katanya, penuh harap. Gestur penyerahan medali itu, terlepas dari kontroversi dan batasan formal, jelas adalah sebuah pesan politik. Sebuah upaya untuk merajut aliansi di tengah situasi yang masih sangat rapuh.
Artikel Terkait
Video Aksi Cabul di Bus Transjakarta Bikin Penumpang Geram, Dua Pelaku Diamankan
Viral Penutupan Exit Tol Rawa Buaya, Dishub DKI: Itu Langkah Resmi Atasi Macet
Komisi III Buka Pembahasan Dua RUU Krusial dengan Dengar Pendapat Ahli
Arcandra Apresiasi Kemensos, Kolaborasi Pusat-Daerah Jadi Kunci Wujudkan Sekolah Rakyat