Kondisi pascabencana di Aceh ternyata masih jauh dari kata pulih. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, baru-baru ini mengungkap fakta yang cukup memprihatinkan. Banyak jembatan penghubung antar desa dan kecamatan hingga kini masih dalam keadaan rusak, menyulitkan mobilitas warga.
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah rapat koordinasi satgas di Jakarta, Kamis lalu. Menurutnya, perbaikan jalan nasional memang sudah menunjukkan kemajuan, mencapai sekitar 60 persen. Namun begitu, nasib infrastruktur di tingkat lokal sepertinya belum banyak tersentuh.
Dampaknya terasa sangat nyata, terutama di wilayah seperti Aceh Timur dan Aceh Utara. Di sana, kehidupan sehari-hari warga berubah drastis. Untuk sekadar menyeberangi sungai atau mencapai daerah seberang, mereka terpaksa memakai rakit. Aktivitas rutin seperti pergi ke sekolah atau ke pasar pun harus dilakukan dengan cara yang tidak biasa ini.
Artikel Terkait
KPK Petakan Titik Rawan Korupsi di Program Makan Bergizi Gratis
Andre Rosiade Salurkan 5.000 Paket Sembako dan Janjikan Program Jangka Panjang di Dharmasraya
Polresta Serang Kota Tangkap Otak Pencurian Motor yang Juga Edarkan Sabu
Kemacetan Parah Landa Tol Jakarta-Tangerang, Perjalanan 35 Menit Membengkak Jadi 3 Jam