Suara dari Jalanan: Lelah Antre Tanpa Tempat Berteduh
Di sisi lain, harapan warga sudah sampai di ubun-ubun. Yona, salah seorang pengguna setia, mengeluh betapa melelahkannya antre sambil berdiri di lokasi itu, apalagi di pagi hari saat penumpang membludak.
Dia mengaku menunggu-nunggu sekali pembangunan halte tersebut. Bukan cuma soal antrean, tapi juga kenyamanan dasar.
Keresahan serupa diungkapkan Yanus (32). Menurutnya, para penumpang hampir selalu harus berdiri lama saat menunggu. Impiannya sederhana: ada halte yang bisa melindungi dari terik matahari dan hujan.
Dia juga punya usul terkait armada. Menurutnya, mungkin busnya bisa diganti dengan model yang lebih besar, seperti yang beroperasi di koridor D21. "Jadi angkutnya lebih banyak, armada nggak usah ditambah-tambah yang malah bikin macet," tambahnya.
Jadi, semua mata kini tertuju pada realisasi janji itu. Warga menanti, pemerintah bergerak. Tinggal menunggu waktu, apakah halte yang diimpikan itu benar-benar akan segera menghiasi Pintu Tol Sawangan.
Artikel Terkait
Pembatasan Truk di Jalan Tol Mulai 13 Maret, Antisipasi Lonjakan Arus Logistik Sebelumnya
Harga Emas Antam Turun Lagi, 1 Gram Dijual Rp3,12 Juta
Iran Tuding Israel Dalang Serangan Aramco sebagai Operasi Bendera Palsu
Polytron Konversi Kilometer Motor Listrik Jadi Donasi untuk PAUD di NTT