Asap tebal membubung dari area tambang emas Antam di Bogor, memicu kekhawatiran warga. Kabar yang beredar menyebut ada ledakan hebat, bahkan ratusan karyawan dikabarkan terjebak di dalam. Suasana sempat mencekam.
Namun, pihak perusahaan punya penjelasan lain. Menurut mereka, tidak ada ledakan sama sekali.
“Perusahaan Antam menegaskan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan dan kebocoran gas berbahaya,” tegas General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, Rabu (14/1/2016).
Dia juga membantah keras isu tentang korban terjebak. “Serta tidak ada karyawan Antam yang terjebak di dalam area tambang. Antam meluruskan bahwa tidak ada korban terjebak sebanyak 700 jiwa,” lanjutnya.
Angka 700 itu, menurut Nilus, kemungkinan besar berasal dari kesalahpahaman. “Mungkin angka tersebut merujuk pada nama salah satu portal yang sudah tidak kami pergunakan lagi untuk kegiatan operasi penambangan, yaitu namanya portal level 700,” imbuhnya.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Asap pekat itu diduga muncul karena kayu penyangga di dalam lubang tambang terbakar. Kejadiannya pada Selasa dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.
Artikel Terkait
KP2MI Siapkan Skenario Kontingensi Lindungi Pekerja Migran di Timur Tengah
OJK Lantik Enam Pejabat Baru untuk Posisi Strategis
Pemuda 21 Tahun Tertangkap Basah Curi Motor di Cipondoh, Rekannya Buron
Pemerintah Tetapkan THR ASN-TNI-Polri Cair Bertahap Mulai 26 Februari 2026