Budi Hermanto menegaskan, keduanya berperan sebagai eksekutor dalam pembunuhan tersebut. “Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena rasa dendam terkait persoalan utang antara korban dan para pelaku,” jelasnya.
Persahabatan yang Retak
Fakta yang lebih menyayat justru terungkap kemudian. Menurut Kasubdit Jatanras, AKBP Abdul Rohim, hubungan pelaku dan korban bukan sekadar kenalan. “Teman lama,” kata Rohim membenarkan.
Memang, keduanya sudah saling mengenal cukup lama dengan Marcellino. Namun, persoalan utang rupanya meretakkan ikatan itu, dan berakhir tragis di sebuah tempat peristirahatan terakhir.
Korban ditemukan pada Minggu (11/1) dalam kondisi mengenaskan. Seorang saksi yang hendak berziarah lah yang melihatnya tergeletak tak bernyawa, tertutup dedaunan kering di area pemakaman itu. Sekarang, polisi masih menyelami lebih dalam, mengurai setiap detail dari kasus yang melibatkan mantan sahabat ini.
Artikel Terkait
BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir-Longsor Sepekan ke Depan
FPTI Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan terhadap Delapan Atlet Panjat Tebing
Trump Serukan Warga Iran Gulingkan Pemerintah Usai Serangan Udara AS-Israel
KBRI Manama Konfirmasi Serangan ke Pangkalan AS di Bahrain, Imbau WNI Waspada