Budi Hermanto menegaskan, keduanya berperan sebagai eksekutor dalam pembunuhan tersebut. “Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena rasa dendam terkait persoalan utang antara korban dan para pelaku,” jelasnya.
Persahabatan yang Retak
Fakta yang lebih menyayat justru terungkap kemudian. Menurut Kasubdit Jatanras, AKBP Abdul Rohim, hubungan pelaku dan korban bukan sekadar kenalan. “Teman lama,” kata Rohim membenarkan.
Memang, keduanya sudah saling mengenal cukup lama dengan Marcellino. Namun, persoalan utang rupanya meretakkan ikatan itu, dan berakhir tragis di sebuah tempat peristirahatan terakhir.
Korban ditemukan pada Minggu (11/1) dalam kondisi mengenaskan. Seorang saksi yang hendak berziarah lah yang melihatnya tergeletak tak bernyawa, tertutup dedaunan kering di area pemakaman itu. Sekarang, polisi masih menyelami lebih dalam, mengurai setiap detail dari kasus yang melibatkan mantan sahabat ini.
Artikel Terkait
Polisi Bagi-Bagi Roti ke Pendemo Ojol, Suasana Aksi di Kedubes AS Jadi Lebih Cair
Anak WNI Ditahan di Yordania, Diduga Terlibat Dukungan Daring untuk ISIS
Bencana di Sumatera Hancurkan 107 Ribu Hektare Sawah dan Ratusan Ribu Ternak
Waspada, Jakarta! Hujan Lebat Berpotensi Landa Ibu Kota Mulai Hari Ini