Iran kembali melontarkan tuduhan keras terhadap Amerika Serikat. Kali ini, pemerintah di Teheran menuding Washington sedang berupaya mencari-cari alasan untuk melakukan intervensi militer. Tuduhan ini muncul tak lama setelah ancaman "tindakan keras" dari Presiden AS Donald Trump, yang disampaikan sebagai respons atas penindakan protes massal di Iran.
Lewat sebuah unggahan di platform X yang ditujukan kepada PBB, Iran tak sungkan menyebut kebijakan AS sebagai sebuah "fantasi".
Iran yakin, apa pun "strategi" yang dijalankan Washington, akan berakhir dengan kegagalan. Lagi-lagi.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama Teheran melayangkan tuduhan semacam ini. Sehari sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Abdolrahim Mousavi, sudah lebih dulu bersuara. Menurutnya, AS dan Israel diam-diam mengerahkan anggota kelompok ISIS atau Daesh ke dalam wilayah Iran. Targetnya? Warga sipil dan personel keamanan.
Artikel Terkait
Grok AI dan Kemarahan Global: Ketika Teknologi Melampaui Batas Kemanusiaan
Polisi Turun Tangan, Beri Layanan Kesehatan ke Pengungsi Banjir Benda
Boyolali Siap Gelar Puncak Hari Desa 2026, Diramaikan 50 Ribu Peserta
1.500 Personel Polsi Dikerahkan untuk Kawal Demo Ojek Online di Jakarta