Iran kembali melontarkan tuduhan keras terhadap Amerika Serikat. Kali ini, pemerintah di Teheran menuding Washington sedang berupaya mencari-cari alasan untuk melakukan intervensi militer. Tuduhan ini muncul tak lama setelah ancaman "tindakan keras" dari Presiden AS Donald Trump, yang disampaikan sebagai respons atas penindakan protes massal di Iran.
Lewat sebuah unggahan di platform X yang ditujukan kepada PBB, Iran tak sungkan menyebut kebijakan AS sebagai sebuah "fantasi".
Iran yakin, apa pun "strategi" yang dijalankan Washington, akan berakhir dengan kegagalan. Lagi-lagi.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama Teheran melayangkan tuduhan semacam ini. Sehari sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Abdolrahim Mousavi, sudah lebih dulu bersuara. Menurutnya, AS dan Israel diam-diam mengerahkan anggota kelompok ISIS atau Daesh ke dalam wilayah Iran. Targetnya? Warga sipil dan personel keamanan.
Artikel Terkait
Una Klaim Lindi Hamil, Keluarga Virgoun Bantah dan Tuding Cari Perhatian
Pemangkasan Pohon dan Pemasangan Lampu di Taman Cawang untuk Cegah Aktivitas Asusila
Taliban Tawarkan Jalur Diplomasi Meski Ketegangan di Perbatasan Pakistan Masih Membara
Arab Saudi Perketat Aturan Paket Umrah Ramadan, Jemaah Indonesia Diminta Waspada