"Bapak Presiden meminta untuk dilakukannya penguatan dalam industri tekstil/garmen, salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain," kata Teddy.
Selain itu, Prabowo juga menyoroti sektor otomotif dan elektronik. Fokusnya adalah menarik investasi untuk pengembangan teknologi semikonduktor. Tujuannya jelas: membangun industri chip dalam negeri yang nantinya bakal dipakai untuk kendaraan, perangkat digital, dan elektronik.
Tak cuma itu, rapat juga membahas proyek hilirisasi. Rencananya, akan ada groundbreaking untuk 6 titik proyek baru senilai 6 miliar dolar AS pada awal Februari mendatang.
Oh ya, ada satu agenda lagi yang disebutkan. Besoknya, Senin (12/1/2026), Prabowo dijadwalkan meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP di Balikpapan, Kalimantan Timur. Jadi, aktivasinya langsung berlanjut ke hari berikutnya.
Artikel Terkait
Paket All In Rp 23 Miliar yang Gagal, Pimpinan KPP Jakut Jadi Tersangka Suap Pajak
Iran Balas Ancaman Trump: AS dan Israel Jadi Sasaran Sah
Cemburu Buta Berujung Aib: Pacar Dianiaya dan Dipermalukan di Kendari
Iran Ancam AS dan Israel, Korban Kerusuhan Tembus 500 Jiwa