Untuk mencapai itu, strateginya adalah membuka pintu lebar-lebar. "Partai ini harus jadi rumah yang nyaman bagi siapa saja. Kuncinya dialektika internal yang sehat. Terbuka, tidak antikritik, dan jauh dari yang namanya baper," paparnya.
Lalu, siapa tokoh kejutannya? Isu panas belakangan menyebut Wakil Ketua Komisi III DPR dari NasDem, Rusdi Masse, berpotensi hengkang ke PSI. Ali tak membantah, tapi juga tak mengiyakan. Ia malah mengarahkan pembicaraan pada fakta lain.
"Saya kasih gambaran saja. Ketua DPW Sulsel kita, Muammar Ferirae Gandi Rusdi, itu kan putra beliau. Kalau putranya sudah di sini, tentu ada persetujuan dari ayahnya, bukan?"
Ali kemudian berargumentasi dengan logika kekeluargaan. "Masak sih seorang ayah mau mempermalukan anaknya sendiri? Atau malah menghancurkan masa depan anak?" tambahnya.
Meski demikian, ia tetap enggan memberikan jawaban yang gamblang. Semua tanda tanya besar itu, kata Ali, baru akan terjawab saat panggung Rakernas dibuka.
"Nantilah, tunggu saja tanggal 30," imbuhnya, menutup percakapan dengan janji yang sengaja dibiarkan menggoda.
Artikel Terkait
Semeru Muntahkan Awan Panas Sejauh 5 Kilometer, Status Tetap Siaga
Korban Dibawah Umur Ditemukan Berlumur Lumpur Usai Diduga Diperkosa Teman di Sekadau
Cinta 10 Tahun Berakhir Tragis, Rumah Mantan Kekasih Dibakar di Tulungagung
Gempa 4,9 SR Guncang Melonguane di Kedalaman 82 Kilometer