Akhirnya, 98 Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akan Dibongkar

- Minggu, 11 Januari 2026 | 08:55 WIB
Akhirnya, 98 Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akan Dibongkar

Rabu depan, pekerjaan besar akan dimulai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Dinas Bina Marga DKI Jakarta akhirnya akan membongkar 98 tiang monorel yang masih berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Proyek ini sudah lama dinanti, melihat tiang-tiang bekas proyek yang mangkrak itu sudah lama jadi pemandangan sehari-hari.

Kapusdatin Bina Marga DKI, Dinar Wenny, mengonfirmasi hal ini pada Minggu (11/1/2026).

"Jumlah tiang monorel yang akan dibongkar sebanyak 98 tiang," ujarnya.

Targetnya, semua pekerjaan pembongkaran ini harus tuntas pada September 2026. Tapi, ini bukan cuma soal menyingkirkan besi tua. Menurut Dinar, ada tujuan yang lebih luas di baliknya. Dia berharap langkah ini bisa membuka jalan secara harfiah untuk menciptakan ruas jalan yang lebih ideal bagi semua.

"Setelah pembongkaran, nantinya akan ada penataan kawasan," jelas Dinar.

Rencananya meliputi perbaikan total jalan dan trotoar, menyediakan sarana yang lebih baik untuk pejalan kaki, serta menyesuaikan berbagai elemen pendukung. Intinya, kawasan itu dirancang ulang agar lebih aman dan nyaman. Penerangan jalan umum juga akan ditingkatkan, yang diharapkan bisa mengubah suasana malam di sana.

Di sisi lain, soal anggaran, angka yang disebutkan cukup besar. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, sebelumnya telah membeberkannya. Dalam rapat di Balai Kota pada Rabu (7/1), Heru menyebut angka sekitar Rp 100 miliar.

"Totalnya semua sekitar Rp 100 miliar," kata Heru.

Dia menegaskan bahwa dana sebesar itu bukan cuma untuk membongkar tiang-tiang saja. Melainkan paket lengkap untuk menata ulang jalan dan trotoar di sepanjang Rasuna Said sisi timur. Semua akan dibiayai APBD.

"Kita nata tentunya nata jalan, trotoar, kita tata semua itu pakai APBD. Karena kan itu asetnya aset kita. Jadi semuanya kita tata pakai APBD," lanjut Heru menegaskan.

Jadi, dalam beberapa bulan ke depan, Rasuna Said akan jadi lokasi proyek yang cukup sibuk. Warga dan pengguna jalan mungkin perlu bersabar dengan adanya pembatasan lalu lintas. Namun begitu, hasil akhirnya diharapkan sepadan: sebuah koridor utama kota yang lebih tertata, terang, dan manusiawi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar