Sedangkan tiga pelaku lainnya sudah lebih dulu masuk dalam daftar buruan. Mereka, berinisial RR, JS, dan SA, ternyata sudah diamankan polisi jauh sebelumnya, tepatnya pada 16 Desember 2025 lalu.
Dari penggerebekan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti yang cukup signifikan. Mulai dari senjata api jadi, amunisi, hingga berbagai peralatan pendukung perakitan.
"Ada barang bukti senjata api, amunisi, dan peralatan senjata lainnya yang nanti akan disampaikan lebih lanjut oleh Pimpinan kami," jelas Dimitri menambahkan.
Operasi ini tentu menjadi tamparan keras bagi bisnis senjata ilegal. Meski begitu, penyelidikan masih terus digenjot untuk mengungkap jaringan yang lebih luas lagi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi
Persib Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan di GBLA Saat Hadapi Madura United
Pemkab Bogor Siapkan 55 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran dari Stadion Pakansari
Ledakan Bahan Peledak di Fasilitas Dekat Zurich Lukai Dua Orang