Ledakan Bahan Peledak di Fasilitas Dekat Zurich Lukai Dua Orang

- Kamis, 26 Februari 2026 | 03:20 WIB
Ledakan Bahan Peledak di Fasilitas Dekat Zurich Lukai Dua Orang

Suara gemuruh yang tiba-tiba mengoyak ketenangan siang hari di kawasan pedesaan dekat Zurich. Beberapa ratus kilogram bahan peledak, yang sedang dalam proses pembuangan, meledak tanpa diduga. Dampaknya langsung terasa: dua orang terluka dan sejumlah bangunan di sekitarnya rusak parah.

Menurut keterangan polisi Swiss, insiden ini terjadi pada Rabu lalu. Upaya sebuah perusahaan swasta untuk membuang material berbahaya itu justru berakhir dengan ledakan besar.

"Dua orang mengalami luka ringan dan beberapa bangunan rusak pada hari Rabu ketika upaya pembuangan beberapa ratus kilogram bahan peledak secara tidak sengaja memicu ledakan besar," jelas pernyataan resmi kepolisian, seperti dilansir AFP, Kamis (26/2/2026).

Lokasi kejadiannya di fasilitas uji dan pelatihan Tatsch, yang terletak di kotamadya Illnau-Effretikon. Tempat itu biasa dipakai untuk menangani bahan peledak dan latihan keselamatan kebakaran, sekitar 15 kilometer di sebelah barat kota Zurich.

Kronologinya dimulai tak lama setelah pukul satu siang waktu setempat. Sebuah perusahaan pembongkaran swasta mulai melakukan pekerjaannya membuang material berbahaya tersebut.

Namun begitu, sesuatu yang tak terduga terjadi. Alih-alih terbakar sesuai rencana, tumpukan bahan peledak itu justru meledak dengan kekuatan dahsyat.

"Bahan peledak, yang seharusnya terbakar, meledak. Ini menciptakan kawah berdiameter beberapa meter," lanjut pernyataan kepolisian kanton Zurich, menggambarkan besarnya kekuatan ledakan yang meninggalkan jejak fisik yang jelas di lokasi.

Kejadian ini tentu mengagetkan warga sekitar. Ledakan yang cukup keras hingga menciptakan kawah itu menunjukkan betapa berbahayanya material yang sedang ditangani. Untungnya, korban jiwa bisa dihindari, meski kerusakan properti tak terelakkan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar