Menurutnya, bau busuk yang menyengat biasanya makin menjadi-jadi saat sampah dibongkar atau ketika musim hujan tiba. Dia menambahkan, belakangan ini tumpukan di pasar induk itu memang terlihat makin tinggi saja.
"Kalau sudah dibersihkan ya tidak bau. Tapi kalau numpuk lagi, ya bau lagi," keluhnya. Harapannya cuma satu: gunungan sampah itu segera diangkut agar warga bisa bernapas lega.
Persoalan sampah yang menggunung di pasar ternyata tak hanya terjadi di Kramat Jati. Seperti dilaporkan sebelumnya, warga di sekitar Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, juga mengeluhkan hal serupa. Mereka menyebut keberadaan gunungan sampah itu sangat mengganggu.
Artikel Terkait
Gunungan Sampah di Kramat Jati Diserbu 25 Truk, Warga Lega
Warga Sarinah Sambut JPO Baru, Tuntut Fasilitas Tak Sekadar Slogan
KPK Amankan Delapan Orang dalam OTT Dugaan Suap Pengurangan Pajak
Dasco Desak BPS: Data Kerusakan Pascabencana Harus Rampung dalam Satu Minggu