Menurutnya, bau busuk yang menyengat biasanya makin menjadi-jadi saat sampah dibongkar atau ketika musim hujan tiba. Dia menambahkan, belakangan ini tumpukan di pasar induk itu memang terlihat makin tinggi saja.
"Kalau sudah dibersihkan ya tidak bau. Tapi kalau numpuk lagi, ya bau lagi," keluhnya. Harapannya cuma satu: gunungan sampah itu segera diangkut agar warga bisa bernapas lega.
Persoalan sampah yang menggunung di pasar ternyata tak hanya terjadi di Kramat Jati. Seperti dilaporkan sebelumnya, warga di sekitar Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, juga mengeluhkan hal serupa. Mereka menyebut keberadaan gunungan sampah itu sangat mengganggu.
Artikel Terkait
Anggota DPRD DKI Soroti Pungli Rp100 Ribu ke Sopir Bajaj di Tanah Abang
Saksi Ahli Beberkan Kerugian Negara Rp 1,5 Triliun dalam Kasus Chromebook Nadiem
Auditor BPKP Bantah Tekanan dalam Klarifikasi Kasus Korupsi Chromebook
2.019 ASN Dilepas Kemhan untuk Jalani Seleksi Komponen Cadangan 2026