Mayoritas publik ternyata menolak keras wacana Pilkada melalui DPRD. Itulah temuan terbaru dari survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang baru saja dirilis. Penolakan paling kuat justru datang dari kalangan Generasi Z.
Menanggapi hal ini, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PKS, Mardani Ali Sera, mengaku partainya belum mengambil sikap final. "Masih menimbang masukan dari beberapa NGO," ujar Mardani kepada awak media, Kamis lalu.
Di internal partai, rupanya suara masih terbelah. Ada yang tetap kukuh mendukung Pilkada langsung, tapi tak sedikit pula yang melihat sisi lain dari usulan pemilihan lewat dewan perwakilan.
"Masih punya pendukung keduanya," katanya singkat.
Mardani, yang juga anggota Komisi II DPR RI, menegaskan pihaknya masih akan mengkaji lebih dalam sistem seperti apa yang paling tepat. Tidak terburu-buru.
Soal penolakan publik yang masif itu, ia justru melihatnya sebagai hal yang wajar. Baginya, masyarakat punya hak penuh untuk menilai.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Biaya Tambahan Haji Rp1,77 Triliun Tak Bebani APBN
Ombudsman RI Baru Fokus Benahi Internal dan Dampingi Program Pemerintah
Bantuan Logistik Tiba Lewat Laut untuk Korban Gempa Susulan Batang Dua
Yusril Tegaskan Kasus Siram Air Keras Bukan Tindakan Terorisme