Video yang merekam momen penjemputan seorang prajurit di Pelabuhan Tenau, Kupang, mendadak viral. Sosok yang dijumpak itu adalah Pelda Chrestian Namo, ayah kandung dari Prada Lucky Chepril Saputra Namo. Heboh di media sosial pun tak terhindarkan.
Merespons hal ini, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, akhirnya angkat bicara. Ia memberikan klarifikasi tegas soal apa yang sebenarnya terjadi dalam rekaman itu.
Menurutnya, narasi yang beredar bahwa Pelda Chrestian dijemput paksa oleh anggota Denpom IX/1 Kupang adalah keliru. Informasi itu, kata Widi, tidak sesuai fakta di lapangan.
"Perlu kami tegaskan bahwa pengantaran dan penjemputan Pelda Chrestian Namo tidak dilakukan oleh Denpom IX/1 Kupang,"
Begitu penegasan Kolonel Widi saat dikonfirmasi pada Kamis (8/1) lalu. Rupanya, proses itu melibatkan unsur yang berbeda.
Ia membeberkan, pengantaran prajurit tersebut justru dilakukan oleh tim gabungan. Ada Provos Kodim 1627/Rote Ndao dan personel dari Korem 161/Wira Sakti. Semua langkahnya, ditegaskan Widi, mengikuti aturan main yang sudah baku di tubuh TNI AD. Tidak ada yang sembrono atau di luar prosedur.
Artikel Terkait
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Lanjutan untuk Pemulihan Aceh
KPK Amankan Delapan Orang di Kantor Pajak Jakut Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Pegawai dan Wajib Pajak Diamankan
Patung Liberty Tersembunyi di Tangerang, Ternyata Bakal Jadi Cetakan