Hujan deras tak henti-hentinya mengguyur wilayah Aceh Timur sejak dini hari. Akibatnya, air meluap dan membanjiri rumah-rumah warga di beberapa desa. Ketinggiannya bervariasi, tapi di titik terparah, air mencapai 1,2 meter hampir setinggi dada orang dewasa.
Menurut Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, situasi ini sudah berlangsung sejak pagi. Enam kecamatan terendam, dengan kondisi yang berbeda-beda di tiap wilayah.
"Pemukiman warga Panton Rayeuk tergenang mulai pukul 06.00 sampai sekarang dengan ketinggian air dari 100 sentimeter s/d 120 sentimeter. Kondisi warga ada yang mengungsi dan di rumah yang lebih tinggi," jelas Iskandar, Kamis (8/1/2026).
Desa-desa yang terdampak tersebar di Kecamatan Simpang Ulim, Julok, hingga Birem Bayeun. Tak hanya itu, Rantau Selamat dan Banda Alam juga tak luput dari genangan. Di beberapa tempat, seperti Dusun Buket Mamplam, warga sudah mulai bergerak mencari tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi, sambil membawa barang-barang seadanya.
Namun begitu, tidak semua warga memilih meninggalkan rumah. Banyak yang masih bertahan, berharap air akan segera surut. Meski begitu, imbauan tetap disampaikan agar mereka siaga. Jika debit air terus naik, menyelamatkan diri dan harta benda adalah prioritas.
Masalahnya tak berhenti di Aceh Timur. Wilayah tetangga, Aceh Utara, juga dilaporkan kebanjiran. Dan tampaknya, cuaca belum akan membaik dalam waktu dekat. Menurut sejumlah saksi, di beberapa tempat hujan masih turun dengan intensitas yang cukup deras.
Artikel Terkait
Whoosh Luncurkan Promo Tiket Rombongan Rp 200.000 untuk Rute Jakarta-Bandung
Manchester United Kejar Tiket Liga Champions dengan Misi Balas Dendam ke Everton
BPOM Serang Temukan Sagu Mutiara dan Ikan Teri Berzat Berbahaya di Pasar Pandeglang
DPR Intensifkan Partisipasi Publik untuk RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Mulai Maret 2026