"Untuk kantor Bappeda dan Dinas Kesehatan dinyatakan hari ini clear, dan dilanjutkan dengan kantor-kantor dinas lainnya," jelasnya.
Di lapangan, setiap titik operasi dijaga rata-rata oleh 2 pleton praja. Jumlahnya fleksibel, menyesuaikan luas area dan tingkat kerusakan yang ditemui. Bahkan, IPDN masih menyiagakan praja cadangan untuk dikirim ke titik-titik yang dinilai butuh tambahan tenaga.
"Apabila daerah itu membutuhkan praja yang lebih banyak, maka itu akan ditambah," papar Ulung.
Soal pola kerja, ia punya skema yang rapi. Para praja di lapangan menjalankan tugas teknis dengan didampingi langsung oleh Kasat Dharma, sementara pengawasan umum ada di bawah kendali Kasat Wira. Sistem ini diyakini bisa menjaga segala kegiatan agar tetap pada relnya.
Dengan dukungan alat berat yang terus dioptimalkan pengerahannya, Ulung tampak optimis. Ia yakin target pemulihan bisa tuntas dalam waktu yang relatif singkat.
"Apabila memang alat berat lengkap dan cuaca mendukung, insyaallah dalam waktu 10 hari bisa diselesaikan. Saya rasa optimistis kalau melihat progres yang ada," pungkasnya.
Artikel Terkait
Partai Buruh Usul Parliamentary Threshold 0%, Berseberangan dengan NasDem
Ketua Banggar DPR Desak Batalkan Rencana Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari India
Cut Tari Siap Syuting Web Series Setelah Vakum 7 Tahun
Gubernur DKI Ancam Bongkar 185 Lapangan Padel Ilegal di Jakarta