"Untuk kantor Bappeda dan Dinas Kesehatan dinyatakan hari ini clear, dan dilanjutkan dengan kantor-kantor dinas lainnya," jelasnya.
Di lapangan, setiap titik operasi dijaga rata-rata oleh 2 pleton praja. Jumlahnya fleksibel, menyesuaikan luas area dan tingkat kerusakan yang ditemui. Bahkan, IPDN masih menyiagakan praja cadangan untuk dikirim ke titik-titik yang dinilai butuh tambahan tenaga.
"Apabila daerah itu membutuhkan praja yang lebih banyak, maka itu akan ditambah," papar Ulung.
Soal pola kerja, ia punya skema yang rapi. Para praja di lapangan menjalankan tugas teknis dengan didampingi langsung oleh Kasat Dharma, sementara pengawasan umum ada di bawah kendali Kasat Wira. Sistem ini diyakini bisa menjaga segala kegiatan agar tetap pada relnya.
Dengan dukungan alat berat yang terus dioptimalkan pengerahannya, Ulung tampak optimis. Ia yakin target pemulihan bisa tuntas dalam waktu yang relatif singkat.
"Apabila memang alat berat lengkap dan cuaca mendukung, insyaallah dalam waktu 10 hari bisa diselesaikan. Saya rasa optimistis kalau melihat progres yang ada," pungkasnya.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Pandeglang Dini Hari