Kabut tipis masih menyelimuti Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang pagi itu, Rabu (7/1/2026), ketika Ulung Sampurna Jaya meninjau langsung lokasi. Sebagai Kepala Satgas Tim Pemulihan Aceh dari Kemendagri, ia menyampaikan kabar yang cukup menggembirakan: progres pembersihan kantor pemerintahan di daerah itu sudah menyentuh angka 30 persen. Targetnya jelas, memulihkan aktivitas pemerintahan secepat mungkin.
Upaya besar-besaran ini tak mungkin berjalan tanpa tenaga ekstra. Ribuan Praja IPDN dan ASN Kemendagri dikerahkan, bergerak secara bertahap sejak akhir pekan lalu. Mereka adalah ujung tombak di lapangan.
"Ada 27 target operasi dan seluruhnya sudah dikerjakan," ujar Ulung dalam keterangannya, Kamis (8/1/2025).
Menurutnya, gelombang pertama praja IPDN tiba pada tanggal 3 Januari, disusul gelombang kedua keesokan harinya. Baru pada Senin, 5 Januari, kerja pemulihan benar-benar digeber dengan menetapkan sejumlah titik prioritas di berbagai perkantoran.
Capain 30% itu bukan datang begitu saja. Ulung bilang, ini didorong oleh rampungnya sebagian besar pekerjaan manual yang ditangani langsung oleh para praja. Tapi, pekerjaan berat belum sepenuhnya usai. Untuk mengangkut lumpur di area luar ruangan, mereka masih mengandalkan bantuan alat berat.
Namun begitu, sudah ada titik terang. Beberapa kantor bahkan dinyatakan bersih dan siap masuk tahap selanjutnya.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Pandeglang Dini Hari