Bau menyengat itu sudah jadi langganan. Bertahun-tahun, warga di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, harus berdamai dengan aroma tak sedap yang berasal dari gunungan sampah di pasar itu. Rasanya seperti masalah yang tak pernah benar-benar selesai.
Roni, salah seorang warga RT 03/RW 04 Kelurahan Tengah, mengeluh. Menurutnya, persoalan ini sudah berlangsung sangat lama.
Ia menjelaskan, bau busuk itu biasanya paling menyengat saat sampah sedang dibongkar atau ketika musim hujan tiba. Belakangan ini, tumpukannya malah kelihatan makin tinggi dan menggunung. Situasinya makin runyam ketika proses pengangkutan sampah mandek atau terhambat. Dampaknya jelas: kenyamanan warga terusik.
Bau itu, kata Roni, bisa merasuk sampai ke dalam rumah.
Artikel Terkait
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat
Foton eMiler, Truk Listrik dengan Kabin Lapang dan Akselerasi Halus, Siap Operasi di Indonesia
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,86 Juta per Gram, Harga Buyback Turun Rp42 Ribu