Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Minggu pagi, 31 Mei 2026, tepat pukul 08.16 WIB. Dalam peristiwa itu, gunung berstatus Siaga tersebut melontarkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1.300 meter dari puncak, atau mencapai ketinggian 4.976 meter di atas permukaan laut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa kolom abu yang terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal itu bergerak condong ke arah barat. Erupsi tersebut terekam dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 23 milimeter dan berlangsung selama kurang lebih satu menit 59 detik.
Saat ini, Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Berdasarkan hasil pemantauan, PVMBG mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, tepatnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan, hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak," tulis PVMBG dalam keterangan resminya.
Selain itu, pihak berwenang juga melarang warga beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak gunung. Kawasan tersebut dinilai rawan terhadap bahaya lontaran material pijar yang dapat membahayakan keselamatan.
PVMBG pun mengingatkan agar masyarakat mewaspadai potensi ancaman sekunder, seperti awan panas, guguran lava, dan lahar. Ancaman ini dapat terjadi di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. "Serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," imbau PVMBG.
Artikel Terkait
Pemuda di Tambora Jadi Tersangka Perkosa Anak di Bawah Umur, Polisi Pastikan Korban Dapat Pendampingan Psikologis
Brimob Amankan Belasan Remaja di Jakarta dan Sekitarnya, Diduga Hendak Tawuran dan Balap Liar
Wamendagri Bima Arya Dorong Generasi Muda Asah Kapasitas Diri Sambut Bonus Demografi Indonesia Emas 2045
Kisah Dua Pelaku UMKM: Modal KUR BRI Jadi Penyelamat Usaha di Tengah Pandemi