Amran Salah Sebut Ridwan Kamil, Istigfar di Hadapan Prabowo dan Pejabat Negara

- Rabu, 07 Januari 2026 | 22:45 WIB
Amran Salah Sebut Ridwan Kamil, Istigfar di Hadapan Prabowo dan Pejabat Negara

Suasana di Cilebar, Karawang, Rabu pagi itu ramai. Presiden Prabowo Subianto hadir untuk meresmikan panen raya dan pengumuman swasembada pangan. Di sekelilingnya, sederet pejabat tinggi negara berjejer. Acara berjalan lancar, sampai tiba-tiba Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuat sebuah kekeliruan yang langsung disadarinya sendiri.

Dalam sambutannya, Amran menyapa dan berterima kasih pada para menteri serta kepala lembaga yang hadir. Saat tiba pada Gubernur Jawa Barat, yang hadir adalah Dedi Mulyadi, namun nama yang keluar dari mulutnya justru "Ridwan Kamil". Seketika itu juga, Amran menyadari salah ucap. Spontan, dia mengucap istigfar. "Astaghfirullah," ujarnya, disambut gelak tawa ringan dari hadirin.

Momen itu pun berlalu dengan cepat. Acara inti panen raya tetap menjadi fokus. Prabowo sendiri tampak serius menyimak berbagai laporan di lokasi. Di sekeliling sang Presiden, banyak wajah-wajah penting lainnya.

Hadir antara lain Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Pangan Zulkifli Hasan, hingga Seskab Teddy Indra Wijaya. Dari jajaran menteri, terlihat Menteri Kelautan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa Yandri Susanto, dan Menteri ATR Nusron Wahid. Mendagri Tito Karnavian dan Wamentan Sudaryono juga tak absen.

Tak ketinggalan, pimpinan lembaga penegak hukum dan militer. Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi, Kapolri Listyo Prabowo, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin hadir memberikan dukungan. Dari DPR, Ketua Komisi IV Titiek Soeharto turut menyaksikan. Dan tentu saja, sang gubernur yang tadi terselip namanya, Dedi Mulyadi, hadir di tempat.

Kesalahan sebut nama itu mungkin hanya selingan kecil di tengah acara yang sarat prestasi. Namun begitu, momen itu mengingatkan bahwa di balik kesibukan dan formalitas acara kenegaraan, sentuhan manusiawi seperti salah ucap dan istigfar tetap ada. Acara kemudian berlanjut dengan agenda utama: merayakan swasembada pangan yang telah dicapai.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar