Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, tampak antusias. Ia baru saja meresmikan sebuah tempat yang disebutnya "luar biasa" 'Tabung Harmoni Hijau' yang digagas Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan. Bagi Agung, lokasi ini bukan sekadar proyek biasa. Ia melihatnya sebagai ruang kelas alam yang sangat berharga untuk anak-anak sekolah.
"Saya sendiri tak pernah membayangkannya sebelumnya," ujar Agung, Rabu (7/1/2025).
"Ini aset kota yang disulap Pak Kapolda jadi miniatur ekosistem. Pasti akan jadi tempat edukasi yang sangat menarik bagi siswa."
Menurutnya, transformasi lahan yang awalnya statis menjadi pusat pertanian dan peternakan terpadu itu adalah pencapaian besar. Lahan itu kini tampak hidup, representatif, dan siap jadi laboratorium belajar.
Karena potensinya yang besar, Pemkot Pekanbaru berencana mengatur jadwal kunjungan rutin untuk para siswanya. Di sana, mereka bisa belajar langsung tentang lima sektor berbeda, mulai dari peternakan hingga pertanian.
"Kami akan jadwalkan anak-anak sekolah untuk datang ke sini," imbuh Agung.
"Ada lima macam sektor yang bisa mereka pelajari langsung."
Agung menilai kehadiran fasilitas ini sangat pas dengan tuntutan kurikulum masa kini, yang tak lagi bisa hanya mengandalkan teori di dalam kelas. Bayangkan, siswa bisa berinteraksi langsung dengan ayam petelur, kambing, atau melihat sendiri bagaimana sistem hidroponik bekerja. Pengalaman semacam itu, katanya, sungguh tak ternilai.
"Sekali lagi, terima kasih. Ini adalah pembelajaran luar kelas yang sangat baik untuk anak-anak kami," tuturnya.
Artikel Terkait
Dua Prajurit Atlet Langsung Naik Pangkat Usai Bawa Emas SEA Games
Sisa Kayu Banjir Lalu Kembali Hanyut di Sungai Wih Gile
Golkar Tegaskan Syarat: Pilkada Lewat DPRD Harus Libatkan Rakyat
Sampah Menumpuk di Balik Meja Wali Kota, Mahasiswa Geruduk Balai Kota Tangsel