Wali Kota Antusias, Jadwalkan Siswa Belajar di Tabung Harmoni Hijau Polda Riau

- Rabu, 07 Januari 2026 | 21:35 WIB
Wali Kota Antusias, Jadwalkan Siswa Belajar di Tabung Harmoni Hijau Polda Riau

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, tampak antusias. Ia baru saja meresmikan sebuah tempat yang disebutnya "luar biasa" 'Tabung Harmoni Hijau' yang digagas Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan. Bagi Agung, lokasi ini bukan sekadar proyek biasa. Ia melihatnya sebagai ruang kelas alam yang sangat berharga untuk anak-anak sekolah.

"Saya sendiri tak pernah membayangkannya sebelumnya," ujar Agung, Rabu (7/1/2025).

"Ini aset kota yang disulap Pak Kapolda jadi miniatur ekosistem. Pasti akan jadi tempat edukasi yang sangat menarik bagi siswa."

Menurutnya, transformasi lahan yang awalnya statis menjadi pusat pertanian dan peternakan terpadu itu adalah pencapaian besar. Lahan itu kini tampak hidup, representatif, dan siap jadi laboratorium belajar.

Karena potensinya yang besar, Pemkot Pekanbaru berencana mengatur jadwal kunjungan rutin untuk para siswanya. Di sana, mereka bisa belajar langsung tentang lima sektor berbeda, mulai dari peternakan hingga pertanian.

"Kami akan jadwalkan anak-anak sekolah untuk datang ke sini," imbuh Agung.

"Ada lima macam sektor yang bisa mereka pelajari langsung."

Agung menilai kehadiran fasilitas ini sangat pas dengan tuntutan kurikulum masa kini, yang tak lagi bisa hanya mengandalkan teori di dalam kelas. Bayangkan, siswa bisa berinteraksi langsung dengan ayam petelur, kambing, atau melihat sendiri bagaimana sistem hidroponik bekerja. Pengalaman semacam itu, katanya, sungguh tak ternilai.

"Sekali lagi, terima kasih. Ini adalah pembelajaran luar kelas yang sangat baik untuk anak-anak kami," tuturnya.

Inisiatif ini juga selaras dengan visi Green City yang digaungkan Pemkot. Dukungan nyata dari Polda Riau melalui konsep Green Policing ini dinilai mampu mempercepat transformasi Pekanbaru menjadi kota yang lebih hijau dan mandiri pangan, sekaligus menambah fasilitas publik bernuansa edukasi.

Aktualisasi Nyata Green Policing

Di sisi lain, Tabung Harmoni Hijau yang baru diresmikan itu kini telah berubah total. Ia bukan lagi sekadar tempat pembibitan pohon. Kawasan itu telah bertransformasi jadi pusat pelatihan perkebunan dan peternakan yang produktif, dengan tujuan mendukung ketahanan pangan dan keamanan ekologi.

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menegaskan inovasi ini adalah jawaban strategis. Ia menyatukan tiga hal penting: kepentingan sosial, ekologi, dan kebijakan publik dalam satu lokasi.

Aspek krusial lainnya, tempat ini dirancang sebagai pusat hilirisasi pangan. Ia akan menyuplai bahan baku segar dan berkualitas untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah pusat, tepatnya ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Ini tempat hilirisasi," tegas Irjen Herry.

"Penyiapan bahan makanan untuk disuplai ke dapur SPPG, bahan bakunya berasal dari sini."

Di lokasi tersebut, segala sesuatu diolah secara produktif. Mulai dari kebun sayur hidroponik, peternakan ayam petelur dengan ratusan ekor ayam, hingga kolam jaring apung yang menampung puluhan ribu ikan nila dan patin. Tak ketinggalan, puluhan ekor kambing juga dipersiapkan untuk kebutuhan kurban.

Lebih dari sekadar urusan pangan, Tabung Harmoni Hijau adalah aktualisasi nyata semangat Green Policing. Program ini juga berfungsi sebagai stimulus, membangun ekosistem bisnis yang diharapkan bisa dikelola melalui koperasi produksi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar