Harga Pangan Turun Merata, Cabai Rawit dan Ikan Laut Jadi Pengecualian

- Kamis, 04 Desember 2025 | 13:25 WIB
Harga Pangan Turun Merata, Cabai Rawit dan Ikan Laut Jadi Pengecualian

Jakarta - Pasar bahan pangan nasional hari ini, Kamis 4 Desember 2025, tampak berwarna. Ada yang merah karena kenaikan, tapi lebih banyak yang hijau dengan penurunan harga. Intinya, pergerakan terjadi dibandingkan kemarin, dengan beberapa komoditas utama justru membaik harganya.

Nah, yang naik itu cukup mencolok: cabai rawit merah dan beberapa jenis ikan. Menurut pantauan Badan Pangan Nasional (Bapanas), cabai rawit merah merangkak naik 0,46 persen, jadi Rp61.682 per kilogram. Ikan kembung dan tongkol juga ikut meroket, masing-masing naik 0,52 persen dan 1,14 persen.

Di sisi lain, berita baik datang dari mayoritas komoditas lain. Beras, misalnya. Harga beras premium turun 0,57 persen, sementara beras medium dan SPHP juga ikut melandai. Ini tentu jadi angin segar buat banyak rumah tangga.

Penurunan harganya ternyata cukup merata. Jagung dan kedelai impor turun. Bawang merah dan putih pun ikut anjlok, masing-masing lebih dari satu dan dua persen. Bahkan cabai merah keriting dan cabai merah besar yang biasanya bandel, kali ini harganya melunak juga.

Untuk protein hewani, tren penurunan masih berlanjut. Daging sapi murni, daging ayam ras, sampai telur ayam ras harganya sedikit lebih ringan. Gula konsumsi dan minyak goreng baik yang kemasan maupun curah ikut dalam tren penurunan ini. Minyakita dan tepung terigu juga tak ketinggalan.

Yang cukup signifikan penurunannya adalah ikan bandeng, hampir 4 persen. Garam konsumsi dan daging kerbau, baik beku maupun segar, juga tercatat harganya turun cukup dalam.

Jadi, secara keseluruhan, suasana pasar pangan hari ini cenderung lebih ramah di kantong. Kenaikan di beberapa item seperti cabai rawit dan ikan laut sepertinya hanya menjadi pengecualian di tengah tren penurunan yang lebih dominan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar